Selasa, 16 Desember 2025

SMKMIBA - Kegiatan class meeting digelar oleh SMK MIBA Tanjungsiang sebagai upaya melestarikan budaya lokal melalui berbagai permainan tradisional. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan SMK MIBA dan diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa, Selasa (16/12).


Class meeting ini menjadi wadah edukatif sekaligus rekreatif bagi peserta didik setelah pelaksanaan penilaian akhir semester. Beragam permainan tradisional khas daerah ditampilkan dan diperlombakan, di antaranya boy-boyan, galah asin, serta permainan rakyat lainnya yang sarat nilai kebersamaan dan sportivitas.

Kepala SMK MIBA  Tanjungsiang, Ujang Heri Syamsudin menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk hiburan, tetapi juga sebagai bentuk nyata pendidikan karakter dan pelestarian kearifan lokal di kalangan generasi muda. Melalui permainan tradisional, siswa diajak untuk mengenal, mencintai, dan menjaga budaya daerah agar tidak tergerus oleh perkembangan teknologi dan permainan modern.

“Permainan tradisional mengajarkan nilai kerja sama, kejujuran, ketangkasan, serta kebersamaan. Ini sejalan dengan semangat pendidikan vokasi yang menyeimbangkan keterampilan, karakter, dan budaya,” ujarnya.

Selain meningkatkan keakraban antarsiswa, kegiatan ini juga melatih kreativitas dan kepemimpinan siswa melalui keterlibatan aktif dalam kepanitiaan dan pelaksanaan lomba. Suasana sekolah tampak semarak dengan nuansa budaya lokal yang kental sepanjang kegiatan berlangsung.


Diakhir kegiatan ini pemenang lomba diberikan apresiasi berupa bingkisan sebagai wujudh penghargaan atas pastosipasi dalam kegiatan class meeting tahun ini.

Melalui class meeting ini, SMK MIBA berharap dapat terus menanamkan rasa bangga terhadap budaya lokal serta membentuk karakter peserta didik yang berakhlak, berdaya saing, dan berakar pada nilai-nilai kearifan daerah.

Reporter : Tim Lens Miba

0 komentar:

Posting Komentar