SMKMIBA - Kepala SMK Miba Tanjungsiang, Ujang Heri Syamsudin, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus kekerasan yang menimpa seorang jurnalis di Kabupaten Subang. Ia menilai kejadian tersebut sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap kebebasan pers dan hak asasi manusia.
Dalam pernyataan resminya, Ujang Heri Syamsudin mengecam tindakan kekerasan yang dialami jurnalis tersebut saat menjalankan tugas jurnalistiknya. Ia menegaskan bahwa peran jurnalis sangat vital dalam menyampaikan informasi yang jujur, berimbang, dan mendidik masyarakat.
“Sebagai insan pendidikan, kami sangat prihatin dan menyesalkan kejadian ini. Jurnalis adalah mitra dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Kekerasan terhadap mereka sama saja dengan membungkam kebenaran,” ujarnya.
Ia juga berharap aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi korban. Menurutnya, perlindungan terhadap profesi jurnalis harus menjadi perhatian semua pihak, termasuk lembaga pendidikan.
“Anak-anak didik kami perlu meneladani nilai-nilai keberanian, kejujuran, dan kebebasan berpendapat yang dijunjung tinggi oleh insan pers. Maka dari itu, kami mendukung penuh penegakan hukum atas kasus ini,” tambahnya.
Pihak sekolah juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan iklim yang kondusif, damai, dan terbuka terhadap kritik serta informasi yang membangun demi kemajuan daerah.
Tim LensMiba
RSS Feed
Twitter
April 10, 2025
SMKMIBA

0 komentar:
Posting Komentar